Menhaj : Haji 2026 Jadi Tonggak Sejarah Baru Tata Kelola Haji
Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi menjadi tonggak sejarah baru dalam tata kelola haji Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Haji dan Umrah saat memberikan sambutan pada pelaksanaan wukuf di Arafah, Pada hari Senin (26/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh jemaah haji Indonesia, Amirulhaj, Tim Pengawas DPR RI, perwakilan Pemerintah Indonesia di Arab Saudi, serta Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).
Dalam sambutannya, Menhaj menekankan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini memiliki makna yang sangat penting karena untuk pertama kalinya dilaksanakan dalam kerangka kerja Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Menurutnya, momentum ini menandai babak baru dalam upaya pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan, serta perlindungan bagi jemaah haji Indonesia.
Menhaj juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari petugas haji, pemerintah Arab Saudi, hingga berbagai unsur yang telah bekerja keras memastikan kelancaran pelayanan bagi jemaah Indonesia.
Ia berharap transformasi tata kelola haji melalui Kementerian Haji dan Umrah dapat menghadirkan layanan yang semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan jemaah. Dengan demikian, seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan khusyuk.
Sumber Berita : Portal Kementerian Haji dan Umrah






