Suara Restorasi

Berita

Peristiwa

Showbiz

Adsvertiser

Foto

Video

Kamis, 03 September 2026

Garda Pemuda NasDem Kalbar Gerak Cepat Ikut Tangani Karhutla di Kubu Raya

Kubu Raya, Suara Restorasi — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Garda Pemuda NasDem Kalimantan Barat menunjukkan kepeduliannya terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan turun langsung melakukan aksi sosial sekaligus penanganan di sejumlah titik terdampak di Kabupaten Kubu Raya, Kamis (3/8/2026).


Kegiatan tersebut dipusatkan di dua wilayah, yakni Desa Sungai Asam dan Desa Suku Lanting, Kecamatan Sungai Raya. Selain melakukan penanganan terhadap lokasi bekas kebakaran, Garda Pemuda NasDem juga memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak asap dan berada di sekitar wilayah rawan karhutla.


Dalam kegiatan tersebut, DPW Garda Pemuda NasDem Kalimantan Barat menyerahkan sejumlah peralatan pemadam kebakaran kepada Pasukan Baret DPW Garda Pemuda NasDem Kalbar. Peralatan tersebut diharapkan dapat mendukung kesiapsiagaan dan memperkuat kemampuan tim dalam melakukan penanganan karhutla di lapangan.


Aksi sosial kemudian dilanjutkan dengan pembagian masker dan susu UHT kepada masyarakat di Desa Suku Lanting. Pembagian bantuan dilakukan di kawasan Dermaga Penyeberangan Suku Lanting, Kecamatan Terentang, serta wilayah Kali Bandung.


Masker diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang berpotensi terdampak asap akibat kebakaran, sementara susu UHT dibagikan sebagai bagian dari dukungan kebutuhan masyarakat di tengah kondisi udara yang kurang baik.


Tidak hanya memberikan bantuan, tim Garda Pemuda NasDem juga melakukan pendinginan di lokasi bekas kebakaran di Dusun Suka Setia, Desa Sungai Asam. Pendinginan dilakukan karena masih ditemukan bara api di sejumlah titik yang berada tidak jauh dari permukiman warga.


Tim melakukan penyisiran dan pendinginan terhadap area yang masih berpotensi menimbulkan titik api baru. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api kembali membesar dan merambat ke kawasan permukiman masyarakat.



Di lokasi yang sama, Garda Pemuda NasDem turut membagikan masker dan susu UHT kepada warga di sekitar area yang terbakar.


Aksi tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian Garda Pemuda NasDem Kalimantan Barat dalam membantu masyarakat menghadapi ancaman karhutla. Selain penanganan langsung di lapangan, kegiatan ini juga menjadi upaya mendorong kesadaran bersama agar masyarakat ikut menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.


Garda Pemuda NasDem Kalimantan Barat menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat, relawan maupun organisasi kepemudaan. Sinergi dan kesiapsiagaan dinilai penting untuk mencegah meluasnya kebakaran sekaligus melindungi masyarakat dari dampak yang ditimbulkan.


*AHM


Rabu, 02 September 2026

DPW Petani NasDem Kalbar Bagikan 5 Ribu Susu UHT dan Masker

PONTIANAK, Suara Restorasi — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Petani NasDem Kalimantan Barat menggelar aksi sosial dengan membagikan 5.000 paket susu UHT dan masker gratis kepada para pengguna jalan di kawasan Bundaran Digulis Untan, Pontianak, Sabtu (29/8/2026).


Aksi yang digagas bersama DPD NasDem Kota Pontianak ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang mulai terdampak paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalbar.


Ketua DPW Petani NasDem Kalbar Hairul Mikrad, menyampaikan bahwa pembagian bantuan ini merupakan bentuk kepedulian nyata para pengurus terhadap kesehatan warga.


"Sebagai bentuk kepedulian akibat karhutla dan kabut asap ini, kami dari DPW Petani NasDem Kalbar bersama DPD NasDem Kota Pontianak membagikan 5 ribu susu UHT dan masker secara gratis. Mudah-mudahan ini dapat meringankan warga yang terdampak kabut asap. Dan susu UHT ini sebagai asupan gizi tambahan lah," Ujar Hairul Mikrad di sela-sela kegiatan bagi bagi Susu dan Masker.


Melalui pembagian masker ini, masyarakat diharapkan terhindar dari ancaman penyakit saluran pernapasan saat beraktivitas di luar rumah. Sementara itu, pemberian susu UHT diharapkan dapat membantu menjaga imunitas tubuh warga di tengah kondisi udara yang kurang sehat.


*AHM


Rabu, 10 Juni 2026

Syarief Abdullah Usulkan Kemendes Selesaikan Status Desa Tertinggal

Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI, Syarief Abdullah Alkadrie, menyoroti rendahnya pagu anggaran yang diusulkan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) serta Kementerian Transmigrasi. Sorotan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI serta Menteri Transmigrasi RI yang berlangsung di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2026).



Dalam rapat tersebut, Syarief menilai besaran anggaran yang diusulkan kedua kementerian tersebut masih sangat terbatas dan berpotensi menghambat pelaksanaan berbagai program pembangunan yang menyasar masyarakat desa, kawasan tertinggal, dan wilayah transmigrasi di seluruh Indonesia.


Menurutnya, pembangunan desa harus menjadi salah satu prioritas utama pemerintah karena desa merupakan fondasi pembangunan nasional. Kemajuan desa akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.


“Saya usulkan Kementerian Desa ini untuk membuat skala prioritas. Bagaimana misalnya desa yang sangat tertinggal itu bisa naik level menjadi desa maju. Kita berharap semua desa di Indonesia ini minimal menjadi desa maju. Karena kemajuan desa akan berdampak bagi kemajuan Indonesia,” ujar Syarief dalam rapat kerja tersebut.


Politisi Partai NasDem itu menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan target pembangunan desa. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang terukur melalui penentuan skala prioritas yang jelas, terutama bagi desa-desa yang masih berstatus tertinggal dan sangat tertinggal.


Syarief juga mendorong agar program-program kementerian lebih difokuskan pada upaya peningkatan status desa melalui penguatan infrastruktur dasar, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan potensi lokal yang dimiliki setiap desa.


*AHM


Minggu, 07 Juni 2026

Diskusi Kebangsaan Bersama Pemuda, Syarief Abdullah Apresiasi Nalar Kritis Pemuda

Pontianak – Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kalimantan Barat I, Syarief Abdullah Alkadrie, menilai daya kritis pemuda merupakan salah satu elemen penting dalam menjaga kualitas demokrasi dan pembangunan nasional. Menurutnya, keberanian generasi muda dalam mengkaji, mengkritisi, serta memberikan masukan terhadap berbagai kebijakan pemerintah menjadi modal besar bagi kemajuan bangsa.



Pernyataan tersebut disampaikan Syarief saat menghadiri Diskusi Kebangsaan bertajuk Refleksi Hari Lahir Pancasila yang digelar Liga Mahasiswa NasDem Kalimantan Barat di Cafe 5 CM Universitas Tanjungpura Pontianak, Minggu (7/6/2026).


Dalam forum yang dihadiri aktivis organisasi kepemudaan dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi tersebut, Syarief mengapresiasi tingginya antusiasme peserta dalam menyampaikan pandangan dan gagasan mengenai berbagai isu kebangsaan yang berkembang saat ini.


Ia menegaskan bahwa nalar kritis pemuda harus terus dirawat dan diarahkan menjadi energi positif untuk mengawal jalannya pemerintahan. Bagi Syarief, kritik yang lahir dari pemikiran yang objektif dan konstruktif bukanlah ancaman, melainkan bagian dari proses demokrasi yang sehat.


Selasa, 02 Juni 2026

Raker Dengan Kementerian PU, Syarief Abdullah Minta Inpres Jalan Daerah Jadi Program Prioritas

Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI, H. Syarief Abdullah Alkadrie, meminta Kementerian Pekerjaan Umum untuk menjadikan Program Inpres Jalan Daerah (IJD) sebagai salah satu program prioritas nasional dalam pembangunan infrastruktur. Usulan tersebut disampaikan dalam rapat kerja Komisi V DPR RI bersama Kementerian Pekerjaan Umum yang berlangsung di Kompleks Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).


Dalam rapat tersebut, Syarief menegaskan bahwa Program Inpres Jalan Daerah memiliki peran penting dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan yang selama ini terkendala keterbatasan anggaran.


Menurutnya, banyak pemerintah kabupaten dan kota menghadapi tantangan dalam mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kehadiran Program IJD dinilai menjadi solusi strategis untuk mengatasi persoalan tersebut.


"IJD ini bisa jadi solusi pembangunan infrastruktur yang menjadi kewenangan kabupaten dan provinsi. Karena mereka memang terkendala dengan APBD. Saya berharap IJD ini lebih besar porsinya. Selain itu, program ini masuk dalam program prioritas" Ujar Syarief.


Legislator asal Kalimantan Barat itu menjelaskan bahwa infrastruktur jalan yang baik menjadi faktor utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Jalan yang layak akan memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta membuka akses menuju pusat-pusat ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.


Syarief juga menilai keberlanjutan Program IJD sangat penting untuk mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah, khususnya di daerah-daerah yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar.


Ia berharap Kementerian Pekerjaan Umum dapat terus memperkuat dan memperluas cakupan Program Inpres Jalan Daerah sehingga semakin banyak daerah yang memperoleh manfaat dari program tersebut.


Senin, 01 Juni 2026

PRNU Lingga Gelar Lailatul Ijtima untuk Perkuat Ukhuwah dan Syiar Keagamaan

KUBU RAYA – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya menggelar kegiatan Lailatul Ijtima pada Senin malam Selasa (01/06/2026). Kegiatan yang berlangsung di kediaman salah satu pengurus ranting Desa Lingga tersebut dihadiri oleh pengurus NU, tokoh agama, serta warga setempat.


Lailatul Ijtima merupakan agenda rutin warga Nahdliyin yang bertujuan mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjadi wadah musyawarah dan pembinaan aswaja di tengah masyarakat.


Ketua PRNU Desa Lingga Ustadz Abdur Rosi menyampaikan bahwa kegiatan Lailatul Ijtima menjadi sarana untuk menjaga tradisi keagamaan Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah sekaligus memperkuat persatuan warga. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk terus dilaksanakan sebagai upaya mempererat hubungan antarwarga dan meningkatkan semangat kebersamaan dalam menjalankan kegiatan sosial maupun keagamaan.


Selain sebagai media silaturahmi, Lailatul Ijtima juga dimanfaatkan sebagai forum koordinasi organisasi dalam membahas berbagai program kerja keumatan dan kemasyarakatan yang akan dilaksanakan oleh Nahdlatul Ulama di tingkat ranting.


Melalui kegiatan tersebut, PRNU Desa Lingga berharap nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta kecintaan terhadap ajaran Islam yang moderat dan rahmatan lil alamin dapat terus tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.


Menhaj : Haji 2026 Jadi Tonggak Sejarah Baru Tata Kelola Haji

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi menjadi tonggak sejarah baru dalam tata kelola haji Indonesia.


Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Haji dan Umrah saat memberikan sambutan pada pelaksanaan wukuf di Arafah, Pada hari Senin (26/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh jemaah haji Indonesia, Amirulhaj, Tim Pengawas DPR RI, perwakilan Pemerintah Indonesia di Arab Saudi, serta Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).


Dalam sambutannya, Menhaj menekankan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini memiliki makna yang sangat penting karena untuk pertama kalinya dilaksanakan dalam kerangka kerja Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Menurutnya, momentum ini menandai babak baru dalam upaya pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan, serta perlindungan bagi jemaah haji Indonesia.


Menhaj juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari petugas haji, pemerintah Arab Saudi, hingga berbagai unsur yang telah bekerja keras memastikan kelancaran pelayanan bagi jemaah Indonesia.


Ia berharap transformasi tata kelola haji melalui Kementerian Haji dan Umrah dapat menghadirkan layanan yang semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan jemaah. Dengan demikian, seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan khusyuk.


Sumber Berita : Portal Kementerian Haji dan Umrah


Adsvertiser

Berita

Gaya Hidup

Inspirasi